Training Petugas P3K

Training

Petugas P3K

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

3  hari

 

Tujuan

Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) atau First Aid Training (FAT) atau Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) merupakan pelatihan yang diberikan kepada setiap orang, baik petugas kesehatan maupun orang awam dalam menanggulangi suatu keadaan yang mengancam nyawa dengan situasi yang terbatas dan segera. Keadaan gawat darurat dapat disebabkan oleh kecelakaan, penyakit, ataupun faktor kesengajaan.

Salah  satu regulasi terbaru terkait dengan K3 adalah Peraturan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi RI No. PER15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di tempat kerja pada Bab 2, Pasal 3, ayat 1 & 2  sebagaimana ayat 1 yang berbunyi :

Kesehatan adalah hal yang utama dalam kehidupan. Dengan kesehatan yang terjaga, manusia dapat melakukan segala aktifitas. Berbagai upaya dilakukan agar tetap sehat mulai dari menjaga kebersihan sampai pergi ke dokter untuk mendapatkan pelayanan kesehatan ketika sakit.

Upaya menjaga kesehatan harus disertai pengetahuan kesehatan yang luas, karena pengetahuan dapat melahirkan kesadaran untuk peduli dan menjaga kesehatan diri. Tetapi bila sakit yang kita derita hanya luka kecil atau kecelakaan ringan, maka diperlukan pertolongan yang cepat agar tidak semakin parah. Hal ini biasa kita sebut dengan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan, yang biasa kita kenal dengan P3K.

P3K juga dibutuhkan bagi peristiwa kecelakaan yang tak terduga, yang mungkin terjadi di lingkungan perusahaan, dan dibutuhkan skill yang memadai untuk langsung menangani agar si korban dapat segera teratasi dan tidak menyebabkan hal yang fatal.

Pelatihan ini ditujukan, agar para karyawan bisa melakukan tindakan sebagai pertolongan pertama ketika orang-orang di sekitarnya mengalami kecelakaan atau masalah terhadap penyakit seseorang

 

Materi

  • Program training akan dilakukan secara interaktif dan menggunakan kombinasi berbagai metode pembelajaran yang mencakup:

Teori        : 20%

Praktek    : 60%

  • Ceramah, praktek, simulasi, diskusi, Film
  • Dalam training ini akan banyak menggunakan beberapa perlengkapan, alat peraga,dan peralatan lain yang mendukung, Dengan demikian training ini benar-benar dapat lebih aplikatif dan menjembatani berbagai metode orang dalam menyerap pembelajaran.

 

 

 

 

 

 

Training Auditor SMK3

Training

AUDITOR SMK3

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

4 hari

 

Tujuan

Setelah mengikuti Training Auditor SMK3 ini, diharapkan peserta akan dapat:

  1. Memenuhi kriteria Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 mengenai penerapan Sistem Manajemen K3
  2. Menjadi auditor internal SMK3 yang kompeten dan professional yang mampu melaksanakan audit penerapan SMK3 di perusahaan
  3. Berpotensi menjadi auditor eksternal SMK3
  4. Mengerti dan memahami Prinsip-prinsip, elemen-elemen dan Kriteria SMK3
  5. Merencanakan, mempersiapkan, melaksanakan dan melaporkan hasil internal audit SMK3
  6. Mengumpulkan, menganalisa dan verifikasi bukt audit serta mengkomunikasikan hasil observasi yang signifikan untuk ditindaklanjuti.
  7. Mengevaluasi pemenuhan peraturan perundangan K3
  8. Mengerti dan memahami peran auditor SMK3dan lead auditor dalam melaksanakan audit SMK3

 

Materi

  1. Pengenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
  2. Prinsip-Prinsip SMK3
  3. Elemen-Elemen dan kriteria Audit SMK3
  4. Peraturan Perundangan K3
  5. Mekanisme & Sistematika Pelaksanaan Audit SMK3
  6. Teknik Audit SMK3
  7. Tugas dan Fungsi Auditor SMK3
  8. Wewenang, kewajiban dan jenjang karier Auditor SMK3
  9. Badan Audit SMK3
  10. Instrumen Audit SMK3
  11. Laporan Audit SMK3

 

 

 

 

 

 

Training Ahli K3 Umum

 Training

AHLI K3 UMUM

 

 

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

12 hari

 

Tujuan

Program pendidikan AK3 ini adalah program Depnaker untuk mempersiapkan ahli-ahli K3 di perusahaan yang dapat membantu mengembangkan K3 di perusahaan.

Merupakan bentuk seleksi atau penilaian khusus bagi seseorang atau tenaga teknis tertentu yang pernah mengikuti kursus petugas K3 (safety officer) atau kursus instruktur K3 yang berminat menjadi ahli K3 sebagaimana di maksud dalam UU 1 tahun 1970 dan peraturan pelaksananya dengan waktu penyelenggaraan sekurang-kurangnya 120 jam pelajaran atau selama 11 hari efektif.

 

Materi

  • Kebijakan K3
  • UU No.1/1970
  • Dasar – dasar K3
  • P2K3
  • Kelembagaan K3
  • K3 Penanggulangan Kebakaran
  • Pengawasan K3 Listrik
  • K3 Pesawat Uap
  • K3 Bejana Tekan
  • K3 Mekanik
  • K3 Konstruksi Bangunan
  • K3 Pengawasan Kesehatan Kerja
  • Pengawasan Kesehatan Kerja
  • Pengawasan Lingkungan Kerja
  • Sistem Manajemen K3 (SMK3)
  • Audit SMK3
  • Manajemen Resiko
  • Analisa Kecelakaan
  • Analisa Kecelakaan/Statistik dan Laporan Kecelakaan
  • Statistik Laporan KecelakaanStudi Kasus
  • Praktek Inspeksi/Kunjungan Lapangan
  • Seminar

 

 

 

Training Petugas K3 Kebakaran Kelas C

Training

PETUGAS K3 KEBAKARAN (KELAS C)

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

5 Hari

 

Tujuan

  1. Memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi dan melaporkan tentang adanya factor yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran.
  2. Mempunyai kemampuan dalam pemeliharaan dan pemeriksaan sarana proteksi kebakaran.
  3. Mampu memberikan penyelamatan dan pertolongan pertama pada kecelakaan dan kebakaran.
  4. Dapat memadamkan kebakaran tingkat lanjut,
  5. Membudayakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja  ( K3 ) menjadi kebutuhan di perusahaan.

 

Materi

  1. Kebijakan K3 Undang-undang No.1 Th. 1970 Sistem Manajemen K3 Norma-norma K3 Penanggulangan Kebakaran
  2. Pengetahuan teknik pencegahan kebakaran :
  3. Teori api dan anatomi kebakaran
  4. Penyimpanan dan penanganan bahan  mudah terbakar/meledak
  5. Metode pengendalian proses pekerjaan/penggunaan peralatan, instalasi dan energi/panas lainnya.
  6. Sistem Instalasi deteksi, alarm, dan pemadam kebakaran :
  7. Sistem deteksi & alarm kebakaran
  8. Alat pemadam api ringan
  9. Hydrant sprinkler
  10. Sistem pemadam kimia
  11. Fire safety equipment
  12. Sarana evakuasi :Jalan lintas, Koridor, Tangga, Helipat, Tempat berkumpul
  13. Pemeliharaan,Pemeriksaan, Pengujianperalatanproteksikebakaran :Instalasi Alarm, APAR, Hydrant, Sprinkler dan lainnya.
  14. Fire Emergency ResponPlan
  15. Pengorganisasian sistem tangga darurat
  16. Prosedur tanggap darurat kebakaran
  17. Pertolongan penderita gawat darurat
  18. PraktekPemadaman :APAR, Hydrant
  19. Evaluasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Training Petugas Penanggulangan Kebakaran Kelas D

Training

PETUGAS PENANGGULANGAN KEBAKARAN KELAS D

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

3 Hari

 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta mampu :

  • Menilai tingkat resiko & meminimalkan kerugian yang merupakan timbul
  • Merancang sistem proteksi kebakaran
  • Mengevaluasi konsep sistem proteksi kebakaran

 

Materi

  1. Sistim pengawasan K 3 khususnya kebijakan & program pengembangan pembinaan pengawasan K 3
  2. tugas dan fungsi K 3
  3. KEP MENAKER NO KEP 186/MEN/1999
  4. Penaksiran Resiko Kebakaran
  5. Perancangan Sistem Proteksi Kebakaran berdasarkan Basis Kinerja
  6. Model dan simulasi Kebakaran (visualisasi menggunakan komputer)
  7. Prinsip Analisa Biaya & Metode Penilaian Investasi pada Kebakaran
  8. Perlindungan terhadap Bahaya Peledakan
  9. Sistem Pengendalian Asap
  10. Konstruksi Bangunan yang berkaitan dengan Penanggulangan Kebakaran
  11. Dampak Lingkungan pada Penanggulangan Kebakaran
  12. Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran
  13. Uji Sifat Bakar Bahan Bangunan dan Uji Ketahanan Api Komponen Struktur Bangunan
  14. Audit Kebakaran Internal
  15. Praktek Perancangan Sistem Proteksi Kebakaran

 

 

 

Training Koordinator Kebakaran Kelas B

Training

KORDINATOR KEBAKARAN KELAS B

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

5 Hari

 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta:

  • Mampu memimpin kebakaran sebelum mendapat bantuan dari instalasi yang berwenang
  • Mampu menyusun program kerja & kegiatan tentang cara penanggulangan kebakaran.
  • Mampu mengusulkan anggaran, sarana dan fasilitas kepada manajemen.

 

Materi

  1. Sistem Pengawasan K3
  2. Sistem Manajemen K3
  3. Konsep Perencanaan System Proteksi Kebakaran
  4. Teknis Inspeksi :
    • Evaluasi potensi bahaya kebakaran
    • Penanganan benda – benda dan pekerjaan berbahaya
    • Instalasi listrik & penyalur petir
    • Manajemen pengamanan kebakaran
  5. Sistem Pelaporan Kecelakaan
    • Peraturan wajib lapor kecelakaan
    • Sistem analisa kasus kecelakaan dan kebakaran
    • Sistem pelaporan kecelakaan & kebakaran
  6. Asuransi Kebakaran
  7. Perilaku Manusia dalam menghadapi kebakaran
  8. Manual Tanggap Darurat
    • Penyusunan buku penanganan keadaan darurat kebakaran
    • Skenario latihan penanggulangan kebakaran terpadu
  1. Teknik Pemeriksaan dan Pengujian Sistem Proteksi Kebakaran
  2. Evaluasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Training Petugas K3 Kebakaran Kelas A

Training

PETUGAS K3 KEBAKARAN (KELAS A)

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

5 Hari

 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan k3 penanggulangan kebakaran ini diharapkan peserta mampu :

  • Menilai tingkat resiko & meminimalkan kerugian yang merupakan timbul
  • Merancang sistem proteksi kebakaran Mengevaluasi konsep sistem proteksi kebakaran

 

Materi

  • Pengembangan Program Keselamatan & Kesehatan Kerja
  • Penaksiran Resiko Kebakaran
  • Perancangan Sistem Proteksi Kebakaran berdasarkan Basis Kinerja
  • Model dan simulasi Kebakaran (visualisasi menggunakan komputer)
  • Prinsip Analisa Biaya & Metode Penilaian Investasi pada Kebakaran
  • Perlindungan terhadap Bahaya Peledakan
  • Sistem Pengendalian Asap
  • Konstruksi Bangunan yang berkaitan dengan Penanggulangan Kebakaran
  • Dampak Lingkungan pada Penanggulangan Kebakaran
  • Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran
  • Uji Sifat Bakar Bahan Bangunan dan Uji Ketahanan Api Komponen Struktur Bangunan
  • Audit Kebakaran Internal
  • Praktek Perancangan Sistem Proteksi Kebakaran

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Training Operator Gondola

Training

Operator Gondola

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

4 hari

 

 

Tujuan

Mempersiapkan dan menghasilkan Operator Gondola yang berkompeten, Operator Gondola yang dapat melakukan pengoperasian, perawatan dan mampu mengurangi resiko terjadinya kecelakaan di bidang Pesawat Angkat Angkut. Mempersiapkan tenaga pelaksana yang mampu melaksanakan prosedur pengoperasian dengan mempertimbangkan prosedur K3 Gondola di tempat kerjanya.

 

Materi

Kelompok Dasar :

  1. Kebijakan keselamatan & Kesehatan Kerja
  2. Peraturan Perundangan Pesawat Angkat Angkut
  3. Dasar-dasar K3 dan P3K

 

Kelompok Inti :

  1. Pengetahuan dasar Gondola
  2. Pengetahuan dasar motor listrik
  3. Perangkat keselamatan kerja (safety devices)
  4. Tali kawat baja dan alat bantu angkat
  5. Sebab – sebab kecelakaan pada Gondola
  6. Menghitung berat beban
  7. Pengoperasian aman
  8. Pemeriksaan dan perawatan
  9. Ujian Teori & Ujian Praktek

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Training K3 Operator Alat Berat

Training

K3 Operator Alat Berat

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

4  hari

 

Tujuan

Program pelatihan ini dirancang untuk melengkapi pengetahuan dan keterampilan secara terpadu bagi operator dalam menangani dan mengoperasikan alat berat seperti loader serta alat berat lainnya dengan baik dan benar, agar terciptanya efektifitas, efisiensi, produktifitas dan keselamatan kerja lebih meningkat, seiring dengan implementasi Undang Undang N0.1 Thn. 1970 dan Permenaker No. Per.05/MEN/1985. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan skill pada tenaga kerja operator alat berat/Pesawat Angkat & Angkut sehingga dapat mencegah/mengurangi kecelakaan kerja.

 

Materi

  • Materi pelatihan yang disampaikan meliputi sebagai berikut :
  • Kebijakan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
  • Dasar-Dasar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
  • Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
  • Undang-UndangNomor : 1 Tahun 1970
  • PermennakerNomor : Per.05/Men/1985
  • PermennakertransNomor : Per. 09/Men/2010
  • Pengetahuan Dasar Alat Berat
  • Pengetahuan Tenaga Penggerak dan Hidrolik
  • Safety Device10. Sebab-Sebab Kecelakaan Pada Alat Berat
  • Faktor yang Mempengaruhi Beban Kerja Aman
  • Pengoperasian Aman
  • Perawatan dan Pemeriksaan Alat Berat
  • Kunjungan Lapangan (Praktek)
  • Ujian

 

 

 

 

Training Juru Ikat (Rigger)

Training

JURU IKAT (RIGGER)

 

Sertifikasi

KEMNAKER RI

 

Durasi

3 hari

 

Tujuan

Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan ketrampilan mengenai tugas dan fungsi dari pekerjaan pengikatan yang benar dan aman. Aman bagi para tenaga kerja, barang – barang yang dibawa atau diikat dan aman bagi lingkungan tempat kerja. Sehingga akan menciptakan tenaga kerja yang professional dibidang pengikatan atau rigging. Dan untuk memenuhi tuntutan standarisasi international (ISO 9000 dan ISO 14000) dan juga system manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3).

 

Materi

  • Undang – Undang No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 05 Tahun 1985 Tentang Pesawat Angkat Angkut
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 01. Tahun 1989 Tentang Kualifikasi dan Syarat – syarat Operator Keran Angkat
  • Alat Bantu Angkat (ABA)
  • Tali Kawat baja
  • Metode Kerja Pengikatan dan Pemberian ABA
  • Petunjuk Praktis pada pekerjaan pengikatan