TRANSAFE DHARMA PERSADA MENDUKUNG PROGRAM MASIFIKASI WLKP ONLINE DARI KEMNAKER

Transafe Mendukung masifikasi WLKP Online dari Kemnaker dengan menyebar informasi tautan daring sosialisasi dan hadir di acara sosialisasi secara tatap muka di Batam, Kepulauan Riau.

 

Transafe ikut sosialisasi WLKP Online di batam

Ryska Nababan, Branch Manager Transafe Indonesia cabang Batam hadir dalam acara Workshop Pembinaan K3 Berbasis IT dan sosialisasi WLKP Online tersebut. Acara dilaksanakan di Hotel Marriot Batam di daerah Harbour Bay, Batam mulai tanggal 31 Agustus-3 September 2021.

Acara dibuka oleh Direktur Bina Kelembagaan K3 – Bapak Hery Sutanto, ST,MM sedangkan narasumber sesi WLKP adalah  Bapak Hugo Nainggolan, ST. Acara ini dilaksanakan secara langsung dan melalui aplikasi konferensi daring. Dari pantauan langsung, pada sesi sosialisasi WLKP, dihadiri lebih dari 800 perusahaan, sebagian dibagi dalam grup ruangand daring yang lebih kecil.

 

Apa Itu WLKP?

 

Dikutip dari situs resmi kemnaker, WLKP adalah akronim dari Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan, yaitu salah satu Layanan ketenagakerjaan pada Portal kemnaker.go.id yang berhubungan dengan informasi perusahaan. Layanan ini juga dapat di akses secara langsung ke alamat WEB: http://wajiblapor.kemnaker.go.id

Jumlah perusahaan yang terdaftar di Kementrian via wajiblapor.kemnaker.go.id (per akses 2 September 2021 pukul 11.07) terdiri dari 233.049 perusahaan Mikro, 46.665 perusahan kecil, 41.815 perusahaan menengah dan 17.795 perusahaan besar. Menurut data yang sama, tingkat pendidikan terbanyak adalah Setingkat Sekolah menengah atas (SMA) sebanyak 51,2% sedangkan klasifikasi tenaga kerja berdasarkan posisi 19,1% merupakan pekerja kasar dan diikuti 17,3% operator dan perakit mesin. Posisi manajer adalah beberapa posisi yang kecil yaitu 5,3%.

 

Transafe ikut sosialisasi WLKP Online di batam

 

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker dan K3) melakukan masifikasi Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) online sebagai salah satu upaya Kemnaker untuk menambah jumlah perusahaan yang melakukan WLKP secara online.

Masifikasi WLKP secara online ini dilakukan karena hingga saat ini jumlah perusahaan yang menyampaikan WLKP online melalui Sisnaker belum sesuai harapan.

Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyanin Rumondang melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker di Jakarta, Jumat (16/7/2021) menjelaskan berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan (WLK) setiap perusahaan memiliki kewajiban untuk melaporkan secara tertulis pada saat mendirikan, menghentikan, menjalankan kembali, memindahkan atau membubarkan perusahaan.

“Perusahaan wajib melaporkan setiap tahun secara tertulis, mengenai ketenagakerjaan kepada Menteri atau Pejabat yang telah ditunjuk, ” ujarnya.

Ryska Nababan mewakili manajemen Transafe berharap bahwa program Kemnaker ini dapat berhasil sesuai target dari pemerintah.

 

Akses hasil Q& A disini